Kategori "Pendidikan"



Halaman 1 dari 11


PTBA MAN 1 Cianjur: Perkemahan Terpadu Bina Akhlak, Bentuk Karakter Siswa Baru Berdisiplin dan Religius


Humas MAN 1 Cianjur (Cianjur) -

 

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur menggelar kegiatan PTBA (Perkemahan Terpadu Bina Akhlak) yang bertempat di BPPPMPV Pertanian, Sukajadi, Karangtengah. Kegiatan ini merupakan program tahunan MAN 1 Cianjur dalam rangka membentuk karakter peserta didik baru agar memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, serta berakhlakul karimah.

Kegiatan PTBA dirancang sebagai sarana pembinaan karakter yang menyeluruh dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya POLRI, TNI, serta Dinas Perlindungan Anak. Kehadiran unsur tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada siswa baru terkait kedisiplinan, wawasan kebangsaan, kesadaran hukum, serta perlindungan dan hak-hak anak.

Melalui kegiatan perkemahan terpadu ini, peserta didik dibekali nilai-nilai kepemimpinan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Para siswa juga dilatih untuk hidup mandiri, disiplin, serta bertanggung jawab selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Selain pembinaan karakter dan kedisiplinan, PTBA juga diisi dengan kegiatan ibadah bersama, kultum, serta ceramah keagamaan tentang akhlak. Rangkaian kegiatan religius tersebut menjadi penguat pembinaan spiritual peserta didik agar mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia.

Kepala MAN 1 Cianjur menyampaikan bahwa PTBA merupakan bagian penting dari proses pendidikan di madrasah. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik baru mampu beradaptasi dengan budaya madrasah serta mengamalkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terselenggaranya PTBA, MAN 1 Cianjur terus meneguhkan komitmennya sebagai madrasah yang berfokus pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai religius bagi generasi muda.


Tingkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah, MAN 1 Cianjur Gelar Workshop Revisi Kurikulum


Humas MAN 1 Cianjur (Cianjur) -

 

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur menyelenggarakan Workshop Revisi Kurikulum sebagai upaya peningkatan mutu pembelajaran dan penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan peserta didik serta kebijakan pendidikan terkini. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. A. Saepudin, serta Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), H. Budi Lukman.

Workshop yang diikuti oleh pimpinan madrasah, guru, dan tim pengembang kurikulum ini bertujuan untuk mengevaluasi serta menyempurnakan dokumen kurikulum agar selaras dengan karakteristik madrasah, visi kelembagaan, dan tantangan pendidikan abad ke-21. Dimana kurikulum yang dibahas Adalah kurikulum terbaru yaitu Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Dalam sambutannya, H. A. Saepudin menyampaikan apresiasi atas komitmen MAN 1 Cianjur dalam melakukan pembaruan kurikulum secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa revisi kurikulum merupakan langkah strategis untuk memastikan proses pembelajaran berjalan efektif, relevan, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.

Sementara itu, H. Budi Lukman menekankan pentingnya keterlibatan aktif guru dalam pengembangan kurikulum. Menurutnya, kurikulum yang baik tidak hanya tertulis dalam dokumen, tetapi harus mampu diimplementasikan secara nyata dalam pembelajaran di kelas.

Kepala MAN 1 Cianjur menyampaikan bahwa melalui workshop ini, madrasah berupaya menghasilkan kurikulum yang adaptif, inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Diharapkan, hasil revisi kurikulum dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta mendukung terciptanya lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berakhlakul karimah.

Kegiatan workshop berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, ditandai dengan diskusi aktif, pemaparan materi, serta penyusunan rekomendasi revisi kurikulum yang akan menjadi acuan pelaksanaan pembelajaran di MAN 1 Cianjur ke depan.


MAN 1 Cianjur Mulai Kembali Kegiatan Pembelajaran pada 5 Januari 2026


Cianjur (HUMAS MAN 1 Cianjur)

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur resmi memulai kembali kegiatan pembelajaran semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin, 5 Januari 2026, setelah berakhirnya masa libur semester.

Sejak pagi hari, suasana madrasah tampak kembali ramai dengan kehadiran peserta didik yang datang dengan penuh semangat. Kegiatan diawali dengan apel pagi dan pengarahan dari pihak madrasah sebagai bentuk penyambutan sekaligus penguatan motivasi belajar bagi seluruh siswa.

Kepala MAN 1 Cianjur Hj. Erma Sopiah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kembalinya aktivitas pembelajaran menjadi momentum penting untuk meningkatkan kedisiplinan, semangat belajar, serta pencapaian prestasi akademik dan non-akademik. Ia juga mengajak seluruh warga madrasah untuk memulai semester genap dengan niat yang baik, penuh tanggung jawab, dan semangat kebersamaan.

“Semester genap ini diharapkan menjadi waktu bagi peserta didik untuk lebih fokus, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri secara optimal, baik di bidang akademik maupun karakter,” ujarnya.

Kegiatan belajar mengajar pada hari pertama berlangsung dengan tertib dan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Para guru kembali melaksanakan tugas pembelajaran dengan penuh dedikasi, sementara peserta didik menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan di kelas.

Dengan dimulainya kembali kegiatan sekolah, MAN 1 Cianjur berkomitmen untuk terus memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman, sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi yang unggul dan berakhlakul karimah.


MAN 1 CIANJUR GELAR APEL PERINGATI HARI SANTRI NASIONAL 2025


Cianjur, 22 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur menyelenggarakan apel pagi di lapangan serbaguna MAN 1 Cianjur pada Selasa (22/10). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dengan diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik.

Apel dipimpin oleh Pembina Ekstrakurikuler Keagamaan H. Olih Solihihn, S.Ag, yang juga bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa upacara peringatan Hari Santri hendaknya dimaknai secara mendalam, karena dengan niat yang tulus dan kesungguhan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik.

“Upacara ini harus dimaknai. Insya Allah, dari kegiatan seperti ini kita akan menjadi insan yang shalih dan shalihah,” ujar beliau dalam sambutannya.

Lebih lanjut, pembina apel juga menyinggung makna jihad dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa jihad tidak selalu berarti perjuangan besar, namun dimulai dari hal-hal kecil menuju hal yang besar.

“Jihad yang paling besar adalah jihadun nafsi, yaitu melawan hawa nafsu. Itulah jihad yang harus terus kita perjuangkan setiap hari,” tambahnya.

Selain itu, beliau juga memberikan penjelasan menarik mengenai makna kata “Santri”. Kata santri diuraikan menjadi “sun” yang berarti matahari, dan “tri” yang berarti tiga rukun agama — iman, Islam, dan ihsan.

“Santri itu ibarat matahari yang menerangi hati para pencari ilmu. Ciri santri sejati adalah mandiri, berpribadi, rajin mengaji, dan taat kepada kiai,” tuturnya.

Menutup amanatnya, pembina apel mengajak seluruh warga madrasah untuk terus bekerja sama dalam kebaikan.

“Mari kita bekerja sama dalam kebaikan — guru mengajar, siswa belajar. Mudah-mudahan kita semua diberi kemudahan untuk meraih ilmu yang bermanfaat, di dunia dan di akhirat,” pesannya.

Apel Hari Santri Nasional di MAN 1 Cianjur diakhiri dengan pembacaan doa bersama dan menyanyikan lagu Hubbul Wathan Minal Iman. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat keislaman, kemandirian, dan cinta tanah air di kalangan seluruh warga madrasah.


Itjen Kemenag RI Gelar Ekspose Hasil Audit Kinerja Rinci pada MAN 1 dan MTsN 1 Cianjur


Cianjur, 21 Oktober 2025 – Tim Audit Kinerja Rinci Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar ekspose hasil audit kinerja pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Cianjur, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Multimedia MAN 2 Cianjur pada Senin (21/10/2025).

Audit kinerja ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi satuan kerja sesuai dengan prinsip ekonomi, efisiensi, dan efektivitas sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 serta Peraturan Menteri Agama Nomor 41 Tahun 2016.

Pengendali Teknis Audit, Iskandar Zulkarnaen, menjelaskan bahwa audit kinerja menjadi instrumen penting dalam menjamin efektivitas pelaksanaan program madrasah. “Audit ini memastikan setiap unit kerja berjalan secara ekonomis, efisien, dan efektif, sehingga kepala madrasah dapat mengambil keputusan secara tepat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iskandar menyampaikan bahwa audit dilakukan dengan pendekatan Integrated Performance Measurement System (IPMS) yang menilai empat fungsi utama: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan, serta pencapaian hasil (outcome). Dari keempat aspek tersebut, bobot terbesar diberikan pada aspek pelaksanaan kegiatan.

Tujuan utama audit ini adalah untuk memberikan keyakinan memadai atas kinerja, memberikan peringatan dini terhadap potensi kendala, serta mendorong perbaikan tata kelola secara berkelanjutan. Selain itu, audit juga berperan dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, peningkatan kinerja, serta kepatuhan satuan kerja terhadap regulasi yang berlaku.

Ketua Tim Auditor, Zurkarnaen, dalam paparannya menyampaikan bahwa terdapat empat temuan menonjol dalam audit tersebut, yaitu:

1.      Pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku;

2.      Kelemahan administrasi;

3.      Pembayaran yang tidak sesuai ketentuan; dan

4.      Pelanggaran terhadap pedoman serta tata kerja yang telah ditetapkan.

Menurutnya, penyebab utama dari temuan-temuan tersebut antara lain kelemahan dalam kebijakan, pembinaan personel, kurangnya pengawasan melekat (waskat), serta kurangnya pemahaman terhadap peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Cianjur, Erma Sopiah, menyambut baik pelaksanaan audit tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh notisi dari auditor. Ia juga bersyukur atas capaian kinerja MAN 1 Cianjur yang memperoleh skor 75,460 dengan kategori “Cukup/ Sedang”.

“Bukan nilai maksimal, tetapi patut disyukuri. Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting untuk peningkatan kinerja ke depan,” ujar Erma.

Ekspose hasil audit turut dihadiri oleh Kepala Tata Usaha, Wakil Kepala Madrasah, perwakilan Kepala Laboratorium, guru, serta tenaga kependidikan MAN 1 Cianjur. Erma berharap hasil audit dapat menjadi pijakan untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas layanan publik di madrasah yang dipimpinnya.